Archive for May, 2010

Dakwah adalah perbuatan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabaraakatuh…

Teriring salam dari kami bagi jiwa yg tetap istiqomah di jalan Dakwah…!

Segala puji bagi Allah SWT atas nikmatnya yg tiada terhitung, Islam Iman dan Sehat serta ke istiqomahan kita yang pada hari ini masih berada dijalan-NYA.
Sholawat serta salam teriring kepada baginda Rasulullah SAW yang telah menyampaikan kebenaran dan cahaya Allah kepada umat manusia dan semesta alam. Juga kepada keluarganya sahabatnya dan kaum muslimin dan muslimat rahimakumullah.

“Mengapa kalian mengajak orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kalian melupakan diri (akan kewajib-an)mu sendiri, padahal kalian membaca Al kitab? Maka tidaklah kalian berfikir?” (Al-Baqarah: 44).

Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kalian mengatakan apa yang kalian tidak perbuat? Amat besar kebencian disisi Allah bahwa kalian mengatakan apa-apa yang kalian tidak kerjakan.” (Ash-Shaff: 2-3 ).
More >

Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwah

kH.Rahmat Abdullah
Mungkin terjadi seseorang yang dahulunya saling mencintai akhirnya saling memusuhi dan sebaliknya yang sebelumnya saling bermusuhan akhirnya saling berkasih sayang. Sangat dalam pesan yang disampaikan Kanjeng Nabi SAW : “Cintailah saudaramu secara proporsional, mungkin suatu masa ia akan menjadi orang yang kau benci. Bencilah orang yang kau benci secara proporsional, mungkin suatu masa ia akan menjadi kekasih yang kau cintai.” (HSR Tirmidzi, Baihaqi, Thabrani, Daruquthni, Ibn Adi, Bukhari). Ini dalam kaitan interpersonal. Dalam hubungan kejamaahan, jangan ada reserve kecuali reserve syar’i yang menggariskan aqidah “La tha’ata limakhluqin fi ma’shiati’l Khaliq”.Tidak boleh ada ketaatan kepada makhluq dalam berma’siat kepada Alkhaliq. (HSR Bukhari, Muslim, Ahmad dan Hakim).
More >

Ilmu Pembersih Hati

K.H. Abdullah Gymnastiar
Ada sebait do’a yang pernah diajarkan Rasulullah SAW dan disunnahkan untuk dipanjatkan kepada Allah Azza wa Jalla sebelum seseorang hendak belajar. Do’a tersebut berbunyi: Allaahummanfa’nii bimaa allamtanii wa’allimnii maa yanfa’uni wa zidnii ilman maa yanfa’unii. Dengan do’a ini seorang hamba berharap dikaruniai oleh-Nya ilmu yang bermanfaat. Apakah hakikat ilmu yang bermamfaat itu? Secara syariat, suatu ilmu disebut bermanfaat apabila mengandung mashlahat-memiliki nilai-nilai kebaikan bagi sesama manusia ataupun alam. Akan tetapi, mamfaat tersebut menjadi kecil artinya bila ternyata tidak membuat pemiliknya semakin merasakan kedekatan kepada Dzat Maha Pemberi Ilmu, Allah Azza wa Jalla. Dengan ilmunya ia mungkin meningkat derajat kemuliaannya di mata manusia, tetapi belum tentu meningkat pula di hadapan-Nya.

More >